[Honeymoon] Bandung – Singapore – Phuket – Bangkok – Jakarta ep 1 : Transit di singapur

3 Juni 2014 : Bandara Husein Sastranegara

Maskapai : Tiger Air. Jurusan Bandung – Singapura – Phuket. Berangkat dari Bandung : 11:40  Sampai di Singapura : 14:35. Berangkat dari Singapura : 08:00 Sampai di Phuket : 08:55 Harga tiket : Rp 1.611.196 untuk 2 orang tanpa bagasi. kapasitas cabin 10 kg sudah termasuk tigerconnect (biar gak repot aja)

Hari yang dinanti2 akhirnya datang juga! Honeymoon! Honeymoon kami memang gak ada romantis2nya. Selain gak booking hotel2 romantis, kami memilih menggunakan ransel dibandingkan koper. Saya menggunakan keril deuter 45 L dan suami menggunakan consina 55 L yang sebagian kerilnya diisi oleh perabot saya. haha.. Kenapa harus ke luar negeri? Katanya cinta Indonesia??? Alasannya cuman satu, buat ngisi paspor suami yang masih kosong blong! Maklum, kami punya rencana pergi ke luar negri pada bulan sebelas. Saya pikir, kalau paspor suami masih kosong blong, rasanya kok nanti susah buat bikin visa ke negara tersebut. Jadilah kami (eh saya ding-suami nurut aja) memutuskan untuk ke phuket. Karena saya rasa tiketnya lumayan murah.

Alhamdulillah pesawat yang kami-saya dan suami tumpangi tidak mengalami keterlambatan. Pesawat mandara tiger menurut saya masih seperti jaman dulu bernama mandala, pendaratan yang nyaman meskipun gak ada snack gratis kaya jaman dulu. Maklumlah, sekarang mandala tiger adalah penerbangan murah.

Sampai di Singapura, hal pertama yang kami lakukan adalah mencari penitipan tas. Males aja jalan2 bawa keril 55 liter, mendingan bayar dikit tapi nyantaiiiii.. 🙂 Berikut peta terminal 2 bandara changi berikut tempat penitipan tas :

Peta Terminal 2 Changi Airport Singapura

Peta Terminal 2 Changi Airport Singapura

untuk harga penitipan tas disini bergantung dengan berat tas yang akan dititipkan. Berikut harga penitipan tas di terminal 2 Changi Airport ini :

RATES
FIRST 24 HOURS SUBSEQUENT 24 HOURS
Loose $1.07  $2.14
Small bag < 10kg $3.21  $4.28
Big bag > 10kg $4.28  $5.35
Oddsize $8.56  $10.70

sumber : http://www.changiairport.com/at-changi/facilities-and-services/baggage-services

Setelah urusan penitipan tas selesai, kami ke counter transit mandala untuk menukarkan boarding pass kami untuk besok berangkat ke Phuket. Karena kami menggunakan tigerconnect, kami tidak perlu membayar apa-apa lagi disini. Hanya tukar boarding pass saja.

Karena waktu transit kami di bandara cukup lama, rasanya sayang kalau hanya keliling-keliling di bandara saja. Tadinya saya berencana mengajak suami saya ke santosa untuk mengunjungi aquarium. Tapi karena sudah terlalu sore, saya hanya mengajak suami city tour saja. Sebenarnya, ada city tour gratis dari bandara dengan jadwal-jadwal tertentu. Tapi males ah, pengen ngajakin suami jalan kaki + naik MRT. Untuk informasi city tour gratis klik sini aja : http://www.changiairport.com/at-changi/leisure-indulgences/free-singapore-tour. Oh ya, kalau mau keluar bandara pada saat transit, jangan lupa isi kartu kedatangan yah. Walaupun hanya beberapa jam keluar bandara, kartu ini tetap harus diisi loh!

Tujuan pertama kami adalah Little India. Kenapa Little India? Karena kami lapar dan suami pengen nyobain kari India. Sebenernya saya gak hapal tempat makan enak dan hallal di Little India, tapi ya karena bareng suami, jadi pede aja nyari tempatnya. hahaaa. Kami naik MRT dari bandara sampai ke bugis – niatnya sekalian lewat bugis terus ke little india. Biar suami tau banyak tempat di Singapura. Alhasil kaki gempor pas sampai Little India. Di little india, ada satu rumah makan yang ada tanda hallalnya dan jualan kari india – impian suami tercapai,hahaa. Kami pesan satu nasi briyani kambing dan satu kari ayam. Kalau dirupiahin sekitar 150.000 untuk dua menu itu gratis air mineral 2 botol. Ya lumayan lah, karena nasi briyaninya porsi dua orang – foto menyusul ya. 🙂

Setelah kenyang, kami baru menikmati Little India dan berencana untuk melanjutkan perjalanan ke Merlion Park.

 

Masnya di Little India

 

di perjalanan menuju stasiun MRT Little India, kami baru bertemu foodcourt yang super rame. Ya elah, perut udah kenyang malah baru ketemu food court. Yasudahlah, dipoto aja deh, siapa tau besok2 main sini lagi. Food court ini tidak jauh dari stasiun MRT Little India.

 

_1sing2

selain ketemu food court kami juga menemukan tempat yang bikin bangga Indonesia! Nama tempatnya Gamelan Asmarandana. Sayangnya sewaktu kami lewat, tempat tersebut tutup. jadi cuman foto luarnya aja. 😦

gamelan asmarandana

gamelan asmarandana

sebelum naik MRT dari Little India, mejeng dulu di papan Little India yak! Narsis dulu skali2.. 🙂

saya & suami di Little India

saya & suami di Little India

Dari Little India, kami menuju ke Merlion Park. Kami menggunakan MRT dari stasiun Little India, transit di Dhoby Ghaut kemudian turun di City Hall. Kalau turun di City Hall, keluar Mall, depannya langsung City Hall. Keluar Mall, langsung belok kiri aja, ikutin jalan, sampai deh ke Merlion Park – lumayan jauh jalan dari stasiun City Hall ke Merlion Park, jangan dibayangin deket yah!

Sebelum sampai di Merlion Park, ada jembatan yang menurut saya paling enak buat ambil gambar Merlion dan Marina Bay Sands. Karena kalau ambil foto di Merlion Park terlalu rame dan terlalu dekat objek. Kalo di jembatan rasanya pas aja komposisinya – ya maap kalo gak setuju sama saya, saya mah da potograper abal2. hahaaa..

Marina Bay Sands

Marina Bay Sands

The Fullerton Hotel

The Fullerton Hotel

Merlion Park

Merlion Park

Saya & Suami & Merlion

Saya & Suami & Merlion

Setelah puas selfie di Merlion Park, saya dan suami jalan-jalan menyusuri mall dekat Merlion Park – lupa namanya. Haha.. Sekitar Pukul 21:00 terdapat pertunjukan air mancur dan laser dari Marina Bay Sands. Lumayan lah, ada sesi romantis juga. 😛 untuk foto2 menyusul ya, karena foto-foto banyak di suami.

Selesai pertunjukan dari Marina Bay Sands, kami menuju ke Bandara menggunakan MRT lagi. Seharian kami menggunakan MRT, saldo EZLink kami berkurang sekitar 4 dollar Singapura. Kata saya & suami sih lumayan murah, karena jarak yang ditempuh lumayan jauh. Sampai di bandara, kami hanya menunjukan passport dan boarding pass kami untuk esok hari. Alhamdulillah lancar. Masuk bandara, langsung cari tempat PW buat tidur, gantian sholat, kemudian bobooooook. Jangan kaget kalo tengah malem dibangunin petugas ya! Mereka cuman cek passport dan boarding pass kita kok. Udah gitu kita dibolehin tidur lagi kok. Gak usah malu untuk tidur di bandara Changi ya! Karena banyak kok yang tidur disini. Kalau beruntung kamu bisa dapet tempat yang sangat PW. Bangun tidur jangan lupa pijet kaki gratis dulu ya. Lumayan buat ilangin pegel2. 🙂

Oke, sekian cerita saya tentang transit semalan di Singapura. Nanti saya sambung lagi dengan cerita perjalanan ke Phuket dan Bangkok. 🙂

Taman di Terminal 2 Changi Airport

Taman di Terminal 2 Changi Airport

Foodcourt di Terminal 2 Changi Airport

Foodcourt di Terminal 2 Changi Airport

Tempat hiburan di Terminal 2 Changi Airport

Tempat hiburan di Terminal 2 Changi Airport

Taman di Terminal 2 Changi Airport

Taman di Terminal 2 Changi Airport

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s