[Day 2 – Part 1] Japan Trip : Kobe Mosque (Masjid Kobe) & Osaka Garden Palace Review

Hari kedua, setelah mandi dan lain-lain, kami siap berpetualang Jepang pada jam 8:30 pagi. Sayangnya cuaca hari ini tidak bersahabat. Hujan kecil menghiasi pagi kami. Dengan sedikit hujan-hujanan, kami berangkat ke tujuan pertama kami, Masjid Kobe. Terletak tidak jauh dari penginapan kami. Cukup berjalan kaki kurang lebih 25 menit. Tapi sayangnya saat kami sampai disana masjidnya tidak buka 😦 ~ sepertinya kalau sabtu minggu tutup ~ jadi kami hanya bisa melihat dari luar saja. Berikut peta Masjid Kobe dari Apato Motoyuki.

Peta Masjid Kobe - 1

Peta Masjid Kobe – 1

Peta Masjid Kobe -2

Peta Masjid Kobe – 2

MASJID KOBE 3

Masjid Kobe

MASJID KOBE

Masjid Kobe

MASJID KOBE 2

Masjid Kobe

Kenapa saya ingin ke Masjid Kobe? Karena menurut om wiki (wikipedia), Masjid Kobe ini adalah Masjid pertama di Jepang dan memiliki gaya arsitektur Turki. Sebenernya penasaran banget sama bagian dalam dari Masjid ini. Kalau liat di gambar-gambar google kayanya bagus dalemnya, tapi sayangnya… gagal masuk karena masjidnya tutup. Oh ya, Masjid Kobe ini juga mempunyai struktur yang sangat kuat. Terbukti pada gempa bumi Hansin tahun 1995 Masjid Kobe ini tidak hancur.

Setelah mengunjungi Masjid Kobe, kami kembali ke Apato dan bersiap untuk Ke Osaka. Di Osaka kami hanya menyimpan koper di hotel tempat kami menginap. Hotelnya adalah Osaka Garden Palace. Hotel ini menurut saya adalah hotel tua yang sangat besar. Apa enaknya hotel ini? Hotel ini memiliki free shuttle ke shin-osaka station. Shuttle setiap 15 menit sekali. Shuttle di Shin Osaka station ada di dekat pintu keluar subway. Dari pintu keluar subway belok kiri saja dan cari bus stop Osaka Garden Palace. Kalau dari hotelnya, shuttle ada di depan hotel. Sayangnya pada saat kami menginap di hotel ini, kami tidak sempat mengambil foto. Akan tetapi kamar hotel kurang lebih sama dengan foto-foto yang ada di website bookingan hotel. Kamar yang semi double ukurannya lumayan besar. Kamar mandinya ada bath tub, toiletnya terlihat sudah lama akan tetapi teknologinya sudah maju. Kasurnya lumayan empuk, ada fasilitas pemanas air, hair dryer dan kulkas. Di kamar mandi disediakan sabun shisheido dan shampo. Ada sabun muka, sikat gigi, odol dan sisir juga. Kumplit laah! Karena kami menginap di musim gugur, sepertinya pendinginnya diganti menjadi pemanas, jadi kamarnya terasa sangat panas. Terpaksa kami membuka jendela sedikit agar kamarnya tidak terasa pengap. Tetapi overall harga sesuai dengan fasilitas. Harga 5700 Yen semalam. 🙂

Pengeluaran hari ini (part 1):

1. Kereta Kobe – Shin-Osaka : 2 x 550 Yen = 1100 Yen

2. Penginapan : 5.700 Yen

3. Nasi Instan : 2 x 108 = 216 Yen

4. Payung : 500 Yen + 216 Yen : 716 Yen – akhirnya payungnya ilang 😦 ~ kalo mau beli payung di daiso aja ya biar murah 🙂

Total Pengeluaran (hari 2- part 1) : 7.732 Yen = 3.866 Yen

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s